Lodaer Img

Dipimpin Direktur, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro Perkuat Akurasi Data dengan Prinsip : Water Meter sebagai Hakim

Rakor Direktur, Meter sebagai Hakim

PRESS RELEASE
Rapat Koordinasi Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro bersama Staf Hublang dan Petugas Pencatatan Meter
Jumat, 24 April 2026

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan serta akurasi data pelanggan, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro melaksanakan Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Direktur bersama Staf Hubungan Pelanggan (Hublang) dan Petugas Pencatatan Meter pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar bagian, khususnya dalam memastikan ketepatan pencatatan pemakaian air pelanggan sebagai dasar utama dalam proses penagihan dan pelayanan. Rapat berlangsung dengan suasana interaktif, di mana para petugas lapangan juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi selama proses pencatatan meter di lapangan.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah penegasan peran water meter sebagai “hakim” dalam menentukan jumlah pemakaian air pelanggan. Hal ini menegaskan bahwa data yang dihasilkan oleh meter air merupakan acuan utama yang objektif, transparan, dan tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun.

Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro dalam arahannya menyampaikan bahwa seluruh petugas harus menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.

“Water meter adalah hakim. Artinya, angka yang tercatat di meter itulah yang menjadi dasar kebenaran. Tidak boleh ada rekayasa, tidak boleh ada asumsi. Kita harus menjaga kepercayaan pelanggan dengan bekerja jujur dan profesional. Kepercayaan itu mahal, dan sekali rusak akan sulit untuk dipulihkan,” tegas Direktur.

Direktur juga menambahkan bahwa di era digital saat ini, transparansi dan akuntabilitas menjadi tuntutan utama masyarakat. Oleh karena itu, setiap proses pencatatan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun secara moral.

“Kita tidak hanya bekerja mencatat angka, tetapi membawa nama baik perusahaan. Setiap angka yang kita input adalah representasi dari profesionalisme kita. Jika ada keraguan di lapangan, lakukan verifikasi ulang, jangan mengambil jalan pintas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum turut menyampaikan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Petugas pencatat meter adalah ujung tombak perusahaan di lapangan. Ketelitian, kedisiplinan waktu, serta pelaporan yang akurat harus menjadi budaya kerja. Kita ingin memastikan bahwa setiap data yang masuk benar-benar valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Kabag Umum.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan pelanggan, terutama dalam menghadapi komplain terkait tagihan air.

“Ketika ada pelanggan yang menyampaikan keluhan, hadapi dengan sikap yang baik dan profesional. Berikan penjelasan yang jelas dan berdasarkan data. Jangan defensif, tapi jadikan itu sebagai bahan evaluasi kita untuk terus memperbaiki layanan,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas beberapa strategi peningkatan kinerja, di antaranya optimalisasi rute pencatatan meter, peningkatan pengawasan terhadap hasil pencatatan, serta pemanfaatan teknologi untuk meminimalisir potensi kesalahan input data.

Selain itu, manajemen juga menegaskan pentingnya dokumentasi lapangan, seperti pengambilan foto meter sebagai bukti pencatatan, guna meningkatkan transparansi dan memudahkan proses audit apabila terjadi perbedaan data.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, melalui langkah-langkah konkret yang telah disepakati, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro dapat semakin dipercaya oleh pelanggan serta mampu memberikan layanan air minum yang optimal dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top Img