PIDIE, 28 September 2026 — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mon Krueng Baro Kabupaten Pidie terus memperkuat kapasitas internal perusahaan melalui Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi SDM–FGD Manajemen Aset yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026 di Delima Hotel, Kabupaten Pidie.
Kegiatan yang mengangkat tema “Manajemen Aset Perusahaan Umum Daerah Air Minum” tersebut menjadi bagian dari upaya Perumdam Tirta Mon Krueng Baro untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat pemahaman terhadap pengelolaan aset perusahaan secara tertib, efektif, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak Apriadi, S.Sos., Asisten II Bupati Pidie sekaligus Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Tirta Mon Krueng Baro. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, jajaran Dewan Pengawas, jajaran manajemen, serta peserta internal Perumdam Tirta Mon Krueng Baro.
Bimbingan teknis menghadirkan pemateri dari BPKP Aceh, yakni Bapak Riandi Putra dan Bapak Mazrizal. Kegiatan diikuti oleh jajaran dan peserta internal Perumdam Tirta Mon Krueng Baro dengan rangkaian agenda berupa pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab.
Direktur Perumdam Tirta Mon Krueng Baro, Sri Wahyuza, S.Pd., dalam kegiatan tersebut menempatkan penguatan kompetensi SDM dan pengelolaan aset sebagai bagian penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.
“Pengelolaan aset bukan hanya berkaitan dengan pencatatan atau administrasi, tetapi juga bagaimana aset yang dimiliki perusahaan dapat dikelola secara tertib, memberikan manfaat bagi operasional, serta mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sri Wahyuza.
Memperkuat Eksistensi Perumdam sebagai Institusi Pelayanan Publik
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Perumdam Tirta Mon Krueng Baro tidak hanya berfokus pada aspek operasional pelayanan air minum, tetapi juga terus membangun fondasi tata kelola perusahaan dari sisi sumber daya manusia, manajemen aset, dan penguatan organisasi.
Sebagai badan usaha milik daerah, keberadaan Perumdam memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Pidie. Karena itu, penguatan kapasitas internal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya perusahaan dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya.
Manajemen aset menjadi salah satu aspek penting dalam konteks tersebut. Infrastruktur dan aset perusahaan, mulai dari instalasi produksi, jaringan perpipaan, bangunan, peralatan hingga berbagai sarana pendukung pelayanan, membutuhkan pengelolaan yang terencana agar dapat menunjang kegiatan perusahaan secara berkelanjutan.
Melalui forum bimbingan teknis dan FGD ini, Perumdam Tirta Mon Krueng Baro juga membuka ruang bagi peserta untuk mendalami berbagai persoalan pengelolaan aset serta membahas penerapannya dalam lingkungan perusahaan.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman secara teoritis, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembenahan dan penguatan tata kelola internal Perumdam Tirta Mon Krueng Baro.
Dengan penguatan SDM dan manajemen aset yang berjalan secara berkelanjutan, Perumdam Tirta Mon Krueng Baro menegaskan eksistensinya sebagai institusi pelayanan air minum daerah yang terus membangun kapasitas perusahaan, memperkuat tata kelola, dan mempersiapkan organisasi untuk menghadapi kebutuhan pelayanan masyarakat ke depan.