Lodaer Img

Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro Pantau Langsung Gotong Royong Pembersihan Pasir Filter WTP Keumala dan Perbaikan Pipa Transmisi 400 mm sebagai Komitmen Menjaga Kualitas Air dan Menekan NRW

Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro Pantau Langsung Perbaikan PIpa

Pidie, 25 Juli 2026 – Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro Kabupaten Pidie, Sri Wahyuzha, S.Pd, melakukan monitoring langsung kegiatan gotong royong pembersihan pasir filter pada Water Treatment Plant (WTP) Keumala sekaligus meninjau proses perbaikan kebocoran pipa transmisi berdiameter 400 mm di kawasan Keude Keumala, Sabtu (25/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat melalui pemeliharaan infrastruktur produksi dan distribusi secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur didampingi oleh jajaran manajemen serta tim teknis PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro yang secara bersama-sama melaksanakan pembersihan media pasir filter sebagai salah satu komponen utama dalam proses pengolahan air. Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk memastikan media filtrasi tetap bekerja secara optimal sehingga kualitas air hasil produksi senantiasa memenuhi standar yang ditetapkan sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

Pembersihan pasir filter dilakukan dengan mengangkat endapan lumpur, pasir halus, dan material lain yang terakumulasi selama proses pengolahan air. Apabila tidak dilakukan secara berkala, endapan tersebut dapat menurunkan efektivitas proses penyaringan dan berdampak pada kualitas maupun kapasitas produksi air bersih. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kontinuitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain memantau proses pembersihan filter, Direktur juga meninjau secara langsung pekerjaan perbaikan kebocoran pada pipa transmisi utama berdiameter 400 milimeter di Keude Keumala. Pipa transmisi tersebut merupakan salah satu jalur vital yang menyalurkan air dari Instalasi Pengolahan Air (WTP) Keumala menuju jaringan distribusi yang melayani ribuan pelanggan di wilayah pelayanan PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro.

Kebocoran pada jaringan transmisi tidak hanya berpotensi mengganggu kontinuitas distribusi air kepada pelanggan, tetapi juga menyebabkan meningkatnya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW). Oleh karena itu, perbaikan dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur agar distribusi air dapat segera kembali normal sekaligus meminimalkan kehilangan air yang tidak memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro, Sri Wahyuzha, S.Pd, menegaskan bahwa pemeliharaan fasilitas produksi dan jaringan distribusi merupakan investasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan menerima air bersih dengan kualitas yang baik, kuantitas yang cukup, dan kontinuitas pelayanan yang terjaga. Karena itu, pemeliharaan rutin seperti pembersihan pasir filter di WTP Keumala serta perbaikan kebocoran pipa transmisi menjadi prioritas perusahaan. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Kabupaten Pidie.”

Menurut beliau, keberhasilan sebuah perusahaan air minum tidak hanya diukur dari kemampuan memproduksi air bersih, tetapi juga dari kemampuannya menjaga efisiensi operasional melalui pengelolaan aset dan jaringan distribusi secara optimal.

“Penurunan angka Non-Revenue Water (NRW) menjadi salah satu fokus utama kami. Setiap kebocoran yang berhasil diperbaiki berarti semakin banyak air yang dapat dimanfaatkan untuk melayani pelanggan. Efisiensi ini akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan, memperkuat kondisi keuangan, serta mendukung terwujudnya PERUMDAM yang sehat, profesional, dan mampu menghasilkan laba untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pidie.”

Sri Wahyuzha juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang terlibat dalam kegiatan gotong royong dan pekerjaan teknis di lapangan. Menurutnya, budaya gotong royong, kerja sama tim, serta semangat pengabdian merupakan kekuatan utama dalam membangun perusahaan daerah yang semakin maju dan dipercaya masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa transformasi perusahaan tidak hanya dibangun melalui teknologi dan infrastruktur, tetapi juga melalui budaya kerja yang solid, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan kerja sama seluruh insan PERUMDAM, saya optimistis kita mampu mewujudkan perusahaan yang semakin sehat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

Melalui kegiatan monitoring ini, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkala, meningkatkan kualitas air hasil produksi, memperkuat keandalan sistem distribusi, serta menekan tingkat kehilangan air melalui berbagai program pengendalian NRW yang berkesinambungan.

Sejalan dengan visi perusahaan, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro akan terus melakukan inovasi dan pembenahan di berbagai sektor agar mampu menghadirkan pelayanan air minum yang prima, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Dengan tata kelola yang semakin baik, perusahaan optimistis dapat menjadi PERUMDAM yang sehat, profesional, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Pidie dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top Img