Pidie, 8 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan mewujudkan perusahaan yang sehat, Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro Kabupaten Pidie bersama Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaksanakan kegiatan reclass (reklasifikasi) aset terhadap aset-aset yang sudah tidak berfungsi maupun yang tidak lagi memberikan manfaat operasional.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026 ini merupakan bagian dari upaya pembenahan dan penataan aset perusahaan agar pencatatan aset dalam laporan keuangan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan, memperkuat akuntabilitas, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan aset yang lebih efektif dan efisien.
Direktur PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro, Sri Wahyuzha, S.Pd, menegaskan bahwa penataan aset merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
“Reclass aset ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan pembenahan internal demi mewujudkan PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro yang sehat, transparan, dan profesional. Dengan data aset yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kinerja keuangan sehingga mampu menghasilkan laba tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.”
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Tim BPKP atas pendampingan dan sinergi yang telah diberikan dalam proses penataan aset tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim BPKP yang telah memberikan pendampingan dan masukan yang konstruktif. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sehingga PERUMDAM dapat terus berkembang sebagai BUMD yang sehat, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pidie.” ujar Sri Wahyuzha, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, PERUMDAM Tirta Mon Krueng Baro berkomitmen untuk terus melakukan transformasi dan pembenahan di berbagai sektor, khususnya dalam pengelolaan aset, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menjadi PERUMDAM yang sehat, mandiri, profesional, dan mampu menghasilkan laba, sekaligus terus memberikan pelayanan air minum yang berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Pidie.